Boneksatuhati.com – Kemenangan Persebaya 14 gol tanpa balas atas lawannya PSBI Blitar kemarin (2/9), membuat Bajul Ijo memecahkan beberapa rekor di sepak bola tanah air. Green Force seperti bermain tanpa ampun di laga perdananya di ajang Piala Indonesia. Gol demi gol tercipta dengan jeda waktu yang lumayan singkat.

Asisten Pelatih Persebaya, Bejo Sugiantoro, mengungkapkan bahwa timnya respek dengan PSBI namun dia tidak ingin mengambil resiko. “Bukan masalah tega atau gak tega, jadi dunia sepak bola seperti itu. Kalau saya yang kalah, saya juga menjadi sorotan, karena saya sebagai kepanjangan tangan coach Djanur. Apapun itu saya ndak mau ambil resiko,” ungkapnya saat jumpa pers usai laga.

Persebaya saat ini dalam masa transisi pelatih. Datangnya Djadjang Nurjaman sebagai pelatih kepala, akan ditemani sosok Bejo di posisi asisten pelatih. Bejo ingin mempersiapkan tim sebaik mungkin agar coachDjanur bisa dengan mudah memimpin tim ketika ia datang.

“Di sisa masa bakti saya sebagai caretaker, saya akan selalu serius sumbangsih saya untuk Persebaya. Supaya coach Djanur masuk dengan zona nyaman, dengan tahu apa kekurangan pemain dan kelebihan pemain dari Persebaya ke depannya,” tutur Ayah Rachmat Irianto itu. (ets)

Leave a Reply